Close

December 17, 2017

Cara Mengatasi Benjol di Kepala Anak Setelah Jatuh

Hal yang paling dikhawatirkan orang tua biasanya kalau anak terbentur sampai luka / benjol kan 🙁 terutama pada usia 1-3 tahun dimana mereka sedang aktif-aktif nya sedangkan fungsi koordinasi tubuh belum sempurna.

Well, jatuh itu biasa Mom pasti dialami anak-anak tetapi Mommy juga harus menjaga agar tidak terlalu sering jatuh dengan membuat lingkungan rumah yang ramah anak-anak. Lalu bagaimana jika sudah terbentur lalu memar/benjol?

Kalau benturan tidak terlalu parah, segera tangani luka atau bagian kepala yang cedera. Ini dia panduan menangani kepala bayi terbentur yang bisa Mommy ikuti:

  • Kompres bagian yang luka atau terbentur dengan es batu yang dibungkus kain lembut selama kira-kira 20 menit. Kompres luka tersebut setiap tiga-empat jam sekali
  • Kalau ada luka yang terbuka, bersihkan dengan air hangat dan sabun bayi. Setelah bersih dan kering, oleskan salep khusus bayi untuk mencegah infeksi. Lalu tutup luka tersebut dengan plester atau kain lembut. Mommy harus rutin mengganti plester sambil memeriksa kalau lukanya justru tambah parah
  • Biarkan bayi beristirahat. Namun, sesekali cek apakah bayi masih bernapas seperti biasa dan tetap responsif. Kalau bayi tidak bisa dibangunkan, segera cari bantuan gawat darurat
  • Untuk mengurangi rasa sakit, Mommy bisa memberikan paracetamol khusus bayi dan anak dengan dosis yang wajar. Namun, sebaiknya konsultasikan pada dokter anak untuk memastikan obat apa yang aman dikonsumsiPercayalah pada insting Mommy. Jika si kecil tampak aneh setelah terbentur, susah makan, dan selalu rewel, periksakan ke dokter anak. Untuk mengurangi resiko terbentur, Mommy bisa membuat tempat khusus untuk si kecil bermain seperti membuat playroom dengan playfence ibebe.  Semoga tips nya membantu yah Mom..