Close

April 15, 2017

Apa yang Bisa Dilakukan Anak Usia 6-12 Bulan?

Anak merupakan suatu kebhagiaan dalam kehidupan rumah tangga, keluarga semakin berwarna apabila disertai dengan kehadiran buah hati dari pernikahan sepasang suami istri. Setiap pasangan yang sudah menikah pastilah mendambakan kehadiran anak dalam kehidupan mereka untuk memberikan warna yang berarti dalam membangun rumah tangga. Maka dari itu wajar saja jika setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya.

Saat memiliki bayi merupakan momen-momen penting dan berharga bagi para orang tua, bahkan mereka sangat jeli dan memperhatikan perkembangan si anak tidak hanya ketika lahir, namun ketika masih berada dalam kandungan. Orang tua selalu setia menantikan kelahiran sang anak hingga akhirnya ia menjadi bayi mungil dan menggemaskan.

Bayi berusia 6 bulan sampai 12 bulan merupakan masa-masa emas yang mana penting dan sayang untuk dilewatkan bagi setiap orang tua. Dari sinilah mereka bisa belajar banyak bagaimana memberikan perawatan dan perhatian bagi anak serta melindungi sang anak dari bahaya-bahaya yang mengancamnya. Memberikan perawatan pada anak yang berusia 6 sampai 12 bulan sangatlah penting karena hal ini bisa berpengaruh besar pada masa perkembangannya ketika dewasa. Usi 6 sampai 12 bulan disebut usia emas bagi anak karena perkembangan pesat pada bayi terjadi pada masa ini.

Sehingga bagi anda para orang tua penting sekali untuk memperhatikan masa perkembangan anak ketika mencapai usia demikian. Saat anak berusia 6 sampai 9 bulan mereka sudah mampu untuk melakukan perkembangan motorik kasar. Misalnya saja mereka sudah bisa duduk sendiri tanpa dibantu oleh orang tua, mereka juga sudah bisa memulai belajar merangkak bahkan anak yang mengalami perkembangan pesat akan merangkak dengan begitu lincahnya, mereka juga mampu untuk berguling guling sendiri dan berpindah tempat sendiri, mereka juga sudah bisa belajar untuk berjalan dan lincah sekali menggerakkan kaki ketika orang tua memegang pinggangnya. Itulah yang terjadi pada perkembangan motorik kasar si anak ketika berusia 6 sampai 9 bulan. Dengan demikian anda harus benar-benar memberikan perhatian ketat tanpa membatasi kebebasan sang anak.

Pada perkembangan motorik halusnya juga sudah pesat, mereka mampu untuk menggerakkan tangannya secara baik bahkan bayi berusia 6-9 bulan tersebut sudah bisa melakukan eksplorasi benda-benda yang ada di sekelilingnya, sehingga anda harus menghindari peletakan benda-benda berbahaya di sekitar si kecil.

Di usia emas ini anak juga mampu untuk belajar berbagai bentuk dan ukuran apa yang ada di sekelilingnya, ia juga sudah bisa merai serta memegang benda yang diminatinya. Bayi usia seperti ini juga sudah bisa melihat serta meraih apa yang menarik perhatian mereka, ajari ia minum sendiri karena bayi seperti ini sudah bisa memegang cangkir atau gelas sendiri ketika meminum, ia juga sudah mampu memindahkan barang yang dipegangnya dari tangan kanan ke tangan kiri atau ke lainnya.

Kemudian di usia lebih lanjut yaitu 9 sampai 12 bulan maka perkembangan yang terjadi pada bayi semakin banyak lagi. Pada perkembangan motorik kasarnya, ia sudah mampu untuk merangkak lebih lincah kesana kemari, si bayi juga sudah tertarik untuk belajar berjalan dan selalu penuh semangat, apabila si bayi sering meraih tangan orang tua, itu tandanya si kecil ingin anda tahan tubuhnya untuk belajar berjalan menggunakan kakinya. Ia bahkan sudah bisa berjalan sambil berpegangan pada dinding atau kursi atau benda lain yang bisa menjadi penahannya. Bahkan ketika memasuki usia 12 bulan atau satu tahun ia akan menunjukkan kemampuannya untuk berjalan sendiri.

Pada perkembangan motorik halus di usia 9 sampai 12 bulan ini si anak sudah semakin lincah sehingga anda mungkin cukup menguras sedikit tenaga untuk penjagaan si bayi. Ia akan dengan mudah mengambil atau membuang benda, si kecil juga semakin senang mengamati berbagai benda yang ada di sekitarnya, ia suka menjatuhkan benda tersebut dengan baik. Ketika makan, si bayi yang berusia 9 sampai 12 bulan ini senang makan sendiri dan belajar untuk memainkan makanannya serta berlatih untuk memegang benda-benda kecil.

Dukungan orang tua begitu penting pada masa pertumbuhan anak di usia emasnya ini, oleh karena itu pastikan anda selalu ada disamping bayi anda guna mendukung perkembangan si bayi dan selalu memperhatikannya. Salah satu cara orang tua untuk hal ini adalah dengan mengetahui serta paham pada setiap perkembangan yang sedang dialami oleh anak anda, sehingga orang tua akan mengetahui hal apa yang tepat serta sesuai untuk dilakukan sang anak di usianya tersebut.