Close

April 16, 2017

Bahaya Over Stimulasi pada Bayi

bahaya stimulasi bayi terlalu dini

Memiliki bayi merupakan kebahagiaan yang tak terukur nilainya bagi orang tua apalagi pasangan suami istri yang baru saja menikah dan memiliki anak pertama mereka, pasti sudah sejak lama mempersiapkan segala kebutuhan bayinya. Perkembangan bayi dari waktu ke waktu merupakan pusat perhatian orang tua yang tak bisa dilepaskan begitu saja, dari perkembangan motorik halus dan kasar, tak ada orang tua yang ingin melewatkan masa tersebut.

Belakangan juga ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapat memberikan stimulasi atau ransangan terhadap perkembangan si bayi, baik itu pada perkembangan motorik halus ataupun kasarnya. Hal ini dilakukan oleh orang tua agar si bayi bisa cepat tanggap dalam mengamati lingkungan sekitarnya.

Namun untuk hal ini tentu saja ada cara-cara tertentu dan bisa anda gunakan secara pelan-pelan, jangan memaksakan apalagi memberikan stimulasi yang berlebihan pada bayi. Bahaya over stimulasi pada bayi sudah diperingatkan pada orang tua agar tidak memberikan dampak negatif pada pertumbuhan si kecil. Setiap orang tua tentu saja mengidamankan anak kesayangannya bisa tumbuh menjadi anak yang sehat, baik serta aktif. Namun tetap saja dalam memberikan stimulasi terhadap perkembangan si kecil, harus benar-benar anda perhatikan. Hindari perilaku berlebihan yang bisa jadi tidak akan memberikan perkembangan baik pada si bayi akan tetapi bisa membuat bahaya anak anda.

Sebagai orang tua, ada beberapa hal penting yang harus anda ketahui ketika memiliki bayi. Ya, memang merawat bayi terkesan lebih rewel dibanding ketika anak sudah beranjak besar. Namun bagi seorang ibu dan ayah, perawatan sejak dini dengan baik terhadap bayi merupakan hal menyenangkan. Setiap orang tua ingin secara langsung dan turut andil dalam menemani perkembangan ci kecil.

Lantas bagaimana jika dilakukan stimulasi yang terlalu over pad si kecil? Tentu saja akan mengandung efek-efek berbahaya diantaranya :

Emosi negatif, dengan memaksakan si kecil melakukan aktivitas yang tidak diinginkannya akan membuat mereka cepat marah, bayi menjadi cengeng dan sedikit-sedikit menangis, ia akan susah untuk ditenangkan karena terlalu seringnya stimulasi yang diberikan rupanya membuat bayi tersebut mengalami bosan.

Kemampuan belajar si bayi menjadi menurun, ya tentu saja apabila si bayi tidak tertarik dan merasa bosan karena stimulasi yang terlalu over akan membuat tingkat kemampuan belajarnya menurun, hal ini akan berpengaruh pada perkembangan bayi tersebut. Keadaan seperti ini akan membuat bayi kesusahan dalam memahami stimulasi yang diberi oleh orang tua.

Cenderung menolak stimulasi yang diberikan, akan sangat berbahaya apabila kemudian bayi anda terus menerus atau secara konsisten menolak setiap stimulasi yang diberikan. Bahkan bayi terlihat tidak responsif dan cuek terhadap apapun yang terjadi di sekitarnya.

Ancaman di masa mendatang, para orang tua yang senang memberikan stimulasi over terhadap bayinya akan memberikan efek si anak di masa pertumbuhannya, sifatnya akan seperti anak-anak meskipun sudah tumbuh dewasa.

Over stimulasi atau stimulasi yang berlebihan pada anak anda bisa terjadi pada saat si bayi tenggelam dalam pengalaman serta sensasi. Si bayi bisa mengeluarkan suara serta beraktivitas begitu banyak diluar kemampuan seperti biasanya. Overstimulasi seperti ini juga bisa membuat si bayi cepat lelah dalam melakukan aktivitasnya. Bahkan tak sedikit dari bayi ini lebih sering menangis ketika menghadapi gejala seperti itu.

Bayi yang keseringan mengahadapi stimulasi dari orang tuanya juga bisa mengalami kebosanan serta akan bersifat cuek bahkan tak acuh pada lingkungan sekitar meskipun terkesan menarik. Oleh karena itu sebagai orang tua kita harus benar-benar memberikan pembelajaran dan mendampingi perkembangan si kecil dengan baik. Jangan sampai berlebihan memberikan stimulasi itu berarti anda juga tidak harus sama sekali memberikan si bayi rancangan atau stimulasi untuk melatih perkembangannya semenjak usia dini.