Close

December 1, 2017

Bayi Menangis Terus Sampai Histeris, Mungkin Ini Penyebabnya

Setiap orang tua tentu saja tidak mau terjadi apa-apa pada anaknya, apalagi jika sang anak masih berada di usia bayi tentu saja mereka tidak mau masalah terjadi pada anak kesayangan mereka. Salah satu masalah yang mungkin bisa saja terjadi pada bayi yaitu kolik. Kolik mungkin sudah tidak asing bagi beberapa kalangan, merupakan sebuah kondisi dimana bayi dalam keadaan sehat namun tiba-tiba menangis secara berlebih. Keadaan ini terjadi pada 20 persen bayi mungkin jarang dimengerti oleh para orang tua pada umumnya.

Perlu anda ketahui bahwa dalam kondisi seperti ini telah terjadi gangguan kesehatan namun tidak dapat terdiagnosa. Biasanya masalah kolik sendiri sering terjadi pada beberapa minggu pertama bayi lahir ke dunia, masalah seperti ini akan berhenti ketika bayi sudah memasuki usia 4 bulan keatas. Pada umumnya, bayi yang menderita kolik ini bisa menangis disaat petang serta sulit untuk meredam keadaan bayi yang seperti ini bahkan dibutuhkan waktu hingga berjam-jam lamanya.

Salah satu ciri yang perlu diketahui, bayi yang menderita kolik umumnya akan menangis bahkan sampai 3 jam lebih dalam waktu sehari dan bisa sampai 3 kali dalam satu minggu bahkan bisa lebih. Hal ini tentu saja cukup berlebihan dibandingkan bayi normal di usia yang sama pada umumnya.

Namun, orang tua tidak perlu khawatir berkepanjangan menghadapi bayi yang seperti ini karena tidak memiliki dampak buruk untuk jangka panjang dan bisa disebut sebagai situasi normal. Ciri lainnya yang bisa ditemui pada bayi menderita kolik adalah ketika menangis kedua tangannya mengepal kuat, menarik lutut ke perut, wahahnya sampai merah serta melengkungkan punggungnya.

Penangan secara dini dan dapat dilakukan sendiri oleh para orang tua di rumah ketika menghadapi anaknya atau bayinya sedang dalam keadaan kolik cukup beragam. Sebenarnya penyebab dari bayi yang menderita kolik memang tidak diketahui secara pasti, oleh karenanyalah anda dapat melakukan beberapa hal berikut yang dapat menenangkan bayi dalam keadaan kolik :

  1. Memijati perut bayi dengan pijatan yang lembut, ibu atau ayah dapat melakukan pijatan pada bayi yang sedang kambuh koliknya untuk dapat menenangkan bayi.
  2. Menggendongnya, anda bisa menggendong bayi selama menangis, mungkin membutuhkan waktu gendongan yang cukup lama karena jika kolik sedang kambuh memang cukup berjam-jam lamanya. Sehingga dibutuhkan kesabaran.
  3. Selain itu anda bisa memandikan bayi yang sedang kolik menggunakan air hangat untuk dapat memberikan sedikit ketenangan bagi bayi tersebut.
  4. Menggendong bayi menggunakan selimut, salah satu metode ini juga umum digunakan untuk dapat menenangkan keadaan bayi yang sedang kolik.
  5. Hal yang perlu diingat antara lain adalah jangan terlalu sering memindah-mindahi posisi bayi, hal ini dapat membuat resiko bayi menangis lebih kencang ketika ia sedang kolik. Coba bawa bayi ke ruangan yang tenang, sejuk dengan cahaya yang redup sehingga bayi bisa lebih tenang.
  6. Manfaatkan bouncer atau kursi goyang khusus bayi untuk dapat menenangkan bayi yang sedang kolik. Atau bisa juga membawa bayi sambil jalan-jalan menggunakan kendaraan yang aman untuk membantunya lebih tenang dan tidak menangis lagi.
  7. Dot merupakan salah satu hal yang penting dimiliki setiap bayi, dalam keadaan kolik anda bisa memanfaatkan penggunaan dot untuk bayi tersebut.
  8. Hindari tindakan mengguncang bayi ketika koliknya sedang kambuh.

Selain tindakan diatas, ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk dapat menangani bayi yang mengalami kolik misalnya saja menggunakan tetesan simetikon. Cairan tersebut bisa ditambahkan pada susu atau ASI yang ada dalam botol. Tapi karena bayi baru lahir masih sangat sensitif, disarankan atas anjuran dokter untuk pengobatannya.