Close

April 17, 2017

Cara Menstimulasi Motorik Halus Pada Bayi

motorik halus pada bayi

Perkembangan anak diusia dini memang sangat perlu diperhatikan dengan baik. Karena dimasa itu seorang anak atau bayi akan mengalami sebuah perkembangan dan pertumbuhan yang pesat dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. Cara merawat dan mendidik anak diusia yang masih bayi akan berpengaruh dengan kepribadian dan kecerdasan yang akan dimiliki ketika dewasa nantinya. Oleh karena itu para orang tua wajib untuk memperhatikan dan selalu mengawal apapun yang dilakukan oleh sang buah hati. Banyak sekali hal yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, tak hanya dalam segi nutrisi,namun aktifitas yang diajarkan pada buah hatipun juga akan berpengaruh dengan tumbuh kembang yang dimiliki oleh seorang anak.

Salah satu kemampuan yang harus diasah oleh para orang tua sejak dini adalah motorik kasar dan motorik halus yang dimiliki oleh bayi. Kedua motorik tersebut memiliki fungsi yang sangat penting. Motorik kasar sendiri berhubungan dengan segala aktifitas yang memanfaatkan otot-otot besar dalam menjalankan sebuah aktivitas, seperti contohnya berdiri, berjalan, memanjat, merangkak dan aktivitas berat lainnya. Sedangkan motorik halus berhubungan dengan kecerdasan yang dimiliki oleh seorang anak, biasanya berhubungan dengan kegiatan menulis, menggambar, memegang sendok , menggunting, mewarnai, berpakaian dan masih banyak lagi.

Apabia kemampuan motorik halus pada anak tidak diasah dengan baik sejak kecil, maka tak menutup kemungkinan akan mengurangi kecerdasan anak. Bahkan juga terdapat dampak lain yang cukup fatal, dimana anak akan sulit untuk membentuk rasa kepercayaan diri dan kemandirian ketika anak dewasa nantinya. Oleh karena sangat penting bagi para orang tua mengetahui cara ampuh untuk menstimulasi motorik halus pada anak. Terdapat banyak sekali cara untuk menstimulasi motorik halus pada anak. Namun perlu anda ketahui bahwa menstimulasi motorik halus anak harus disesuaikan dengan umur yang dimiliki oleh bayi. Hal ini lantaran dengan memberikan sebuah kegiatan stimulasi motorik halus yang tak sesuai umur bayi maka justru akan membuat bayi merasa kebingunan dan tak mengerti apa yang sedang dilakukan oleh orang tuanya.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah cara menstimulasi motorik halus bayi sesuai dengan usianya.

  1. Bayi 0-3 Bulan
    Saat bayi anda sedang mengepalkan tangan, anak dapat membuka kepalan tangannya tersebut dengan menyentuh jemarinya dan meluruskannya secara perlahan. Selain itu anda juga dapat memberikan pijatan lembut pada jari – jari anak anda. Dengan sentuhan lembut dari para ibu motorik halus pun dapat terstimulasi dengan baik. Tak hanya melalui sentuhan cara stimulasi motorik halus juga dapat dilakkan dengan cara memberikan mainan lembut yang memiliki warna – warna mencolok serta mengeluarkan bunyi yang dapat memancing reaksi atau daya tarik dari anak.
  2. Bayi Usia 4-6 Bulan
    Pada usia ini bayi sudah mulai memiliki kemampuan untuk memiringkan badan, tengkurap, menggulingkan badan serta menggunakan kedua tangan untuk mengeksplorasi maianan yang diberikan oleh orang tua. Cara untuk menstimulasi motorik halus pada bayi diusia 4-6 bulan ini adalah dengan memberikan permainan yang bisa digigit atau digenggam oleh si kecil. Untuk membuat proses merangkaknya semakin cepat anda juga dapat meletakkan anak dalam posisi tengkurap dan mengiming iminginya dengan mainan yang berwarna agar bayi tertarik dan berusaha untuk bergerak maju.
  3. Bayi Usia 7-9 Bulan
    Untuk menstimulasi motorik halusnya anda dapat meminta anak untuk menirukan gerakan yang anda lakukan.Memberikan mainaan yang dapat digenggam seperti sendok, stick drum juga dapat menstimulasi motorik halus anak. Selain itu anda dapat memulai dengan mengepalkan tangan dan membuka sambil diiringi dengan nyanyian. Anda juga dapat mulai melatih anak memegang sendok, untuk belajar makan sendiri.
  4. Bayi 10-12 Bulan
    Pada usia ini berilah beberapa mainan yang dapat menstimulasi motorik halusnya seperti permaianan susun balok atau memasukkan benda sesuai dengan bentuk dan warnanya. Hal ini berfungsi untuk mengasah kemampuan bayi mengatur koordinasi antara gerakan dan juga mata.

Yuk Mom kita bantu si kecil untuk bisa menguasai kemampuan motorik halus dan motorik kasarnya agar perkembangan si kecil optimal sesuai usianya.