Close

November 2, 2017

Kenapa Produk Anak-anak harus BPA FREE ?

mainan anak BPA FREE

Setiap orang tua apalagi pasangan suami istri yang baru saja menikah tentu saja mendambakan kehadiran seorang anak dalam keluarga kecil mereka hal ini guna sebagai pelengkap kebahagiaan. Namun tentu saja memiliki anak bukanlah perkara mudah, karena kita sebagai orang tua harus benar-benar menjaga, merawat dan mendidik anak tersebut supaya dapat tumbuh menjadi anak yang berperilaku baik dan memiliki dampak  positif bagi siapapun di sekitarnya ketika ia tumbuh dewasa nanti, tentu saja hal ini tidak tumbuh serta merta, melainkan sudah ditanami semenjak usia dini atau anak-anak.

Menjadi orang tua untuk pertama kalinya, atau memiliki anak pertama tentu saja merupakan pengalaman berharga. Dalam hal ini, pasangan suami istri pada umumnya masih asing dengan berbagai kebiasaan serta perawatan terhadap anak mereka yang masih bayi. Tentu saja merawat bayi tidak boleh sembarang, membutuhkan banyak pengetahuan khusus baik itu bagi ibu dan ayah agar anak atau bayinya terhindar dari berbagai macam masalah yang dapat berpengaruh terhadap masa tumbuh kembangnya nanti.

Salah satu istilah yang penting diperhatikan ketika sepasang suami istri baru saja memiliki anak adalah BPA. Sudah umum terjadi, biasanya jika baru saja memiliki anak pertama, tentu orang tua akan mempersiapkan banyak hal untuk menyambut bayi mereka lahir ke dunia dengan sehat dan selamat.

Dalam masa seperti ini, biasanya yang umum didengar adalah istilah BPA free, terlebih lagi pada berbagai macam kebutuhan bayi yang memang harus dilengkapi seperti botol, dot, empeng, pagar bayi atau peralatan lainnya. Mungkin bagi pemula, istilah BPA ini masih terdengar cukup asing namun anda penting untuk betul-betul memahami apa itu BPA.

BPA merupakan kepanjangan dari bisphenol A, yang merupakan sebuah zat kimia, zat ini umumnya digunakan secara luas dalam industri plastik dan resin sejak tahun 1960 silam. Pada umumnya, BPA sendiri ditemui pada plastik polikarboinat yang sering kali dipakai sebagai bahan utama dalam membuat wadah makanan, botol serta berbagai macam tempat makanan lainnya.

Rupanya, berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan menyebutkan bahwa kandungan yang ada pada BPA tersebut bisa saja terkontaminasi oleh makanan yang ada didalamnya. Sehingga secara klinis, BPA ini bisa memberi dampak negatif bagi tumbuh kembang si anak terlebih pada pertumbuhan otaknya, sifat bahkan masalah lainnya. Dampak buruk ini bisa dialami oleh janin,  bayi hingga usia anak-anak.

Dengan memahami secara mendalam apa itu BPA dan bagaimana dampaknya tentu sebagai orang tua tidak mau terjadi apa-apa terhadap perkembangan calon bayi dan anak-anak mereka. Mungkin terdengar sepele namun hal ini berdampak penting bagi kesehatan anak kita. Setiap orang tua tentu saja menginginkan anaknya bisa tumbuh sehat dan normal sebagaimana anak sehat lain pada umumnya, sehingga penting sekali rasanya untuk menjaga dan memperhatikan hal-hal berbahaya yang banyak beredar di lingkungan kita sebagai orang dewasa.

Sehingga bagi calon atau orang tua yang memiliki anak-anak, penting rasanya mereka untuk memperhatikan istilah BPA free ketika membeli sebuah wadah atau mainan anak yang berbahan plastik. Melihat berbagai macam alasan serta dampak buruknya tersebut, maka belakangan juga banyak wadah terutama perlengkapan bayi yang mengusung kata BPA Free dan sudah diperjual belikan bebas di masyarakat luas. Biasanya, yang banyak ditemukan adalah produk yang terbuat dari bahan utama plastik dan sering kali digunakan untuk bayi, balita hingga usia anak-anak. Tentu saja, plastik BPA Free ini dibandrol lebih mahal dibandingkan yang mengandung material BPA karena biaya bahan baku lebih mahal dan lebih berkualitas dan hal ini terbilang tidak mahal jika  melihat dampaknya bagi pertumbuhan si anak dimasa depan.

Namun walaupun begitu, sebagai orang tua bijak tentu saja kita tidak boleh langsung percaya begitu saja. Karena di pasaran tidak sedikit orang-orang yang memanfaatkan keadaan untuk mendapatkan keuntungan banyak salah satu diantaranya adalah membuat barang dengan mengusung tema BPA free abal-abal atau palsu. Dimana  artinya barang tersebut sebenarnya mengandung BPA, biasanya barang seperti ini ciri-cirinya merupakan produk impor, merek asli palsu (aspal), serta produk plastik lain  yang dijual dengan harga murah dibandingkan dengan harga umum produk yang  memang benar-benar BPA Free.