Close

November 29, 2017

Kenapa Tahap Merangkak Ga boleh Dilewati Bayi?

merangkak adalah langkah yang tidak boleh dilewati bayi

Anak merupakan salah satu pelengkap kebahagiaan dalam sebuah rumah tangga. Setiap orang tua tentu saja mengharapkan kehadiran anak, apalagi melihat pertumbuhan dan perkembangan sang anak di setiap harinya merupakan suatu momen yang tidak mau dilewati bagi setiap orang tua. Salah satu perkembangan yang dapat ditunjukkan oleh si anak ketika usianya masih balita adalah bisa merangkak. Merupakan kebahagiaan tersendiri bagi orang tua ketika melihat anaknya sudah bisa merangkak untuk pertama kalinya, hal ini menunjukkan adanya kemajuan dalam masa pertumbuhannya.

Merangkak juga merupakan tanda bahwa si anak sudah mulai tumbuh lebih besar. Selain sebagai tanda pertumbuhan dan perkembangan, rupanya kegiatan merangkak yang dilakukan oleh anak ini memiliki  manfaat yang cukup signifikan untuk bayi itu sendiri. Dalam hal tersebut, orang tua perlu mengetahui manfaat yang dapat ditimbulkan bagi bayi yang merangkak. Rupanya ada banyak manfaat baik bagi bayi ketika ia merangkak. Sehingga orang tua terutama bagi ibu perlu memberikan stimulus supaya bayinya mau merangkak.

Perkembangan bayi selanjutnya setelah bisa merangkak maka ia bisa duduk, dan dalam jangka waktu tidak lama lagi bayi akan belajar untuk berdiri. Setelah bisa berdiri memasuki usia balita ia akan belajar berjalan sedikit demi sedikit hingga kemudian bisa berlari.

Lalu, apa sajakah manfaat yang bisa ditimbulkan dari bayi yang sudah bisa merangkak? Begini manfaatnya :

  1. Perkembangan fisik

    Tahukah para ibu bahwa anak bayi yang merangkak akan melakukan gerakan kaki dan tangan yang bisa membantu menyiapkan fisik untuk bayi tersebut. Kegiatan seperti ini dapat membantu bayi dalam proses ia bisa berjalan, berlari bahkan melompat nantinya. Selain itu aktivitas merangkak pada bayi juga dapat membantu meningkatkan keterampilan otot kasarnya. Merangkak juga dapat membantu keterampilan motorik halus seperti dengan memperkuat otot-otot kecil dalam tubuh misalnya tangan dan jari sehingga dapat membantu anak mampu melakukan gerakan kecil seperti mengunyah, menulis menggunakan pensil dan lain-lain.

  1. Pemahaman spasial

    Manfaat lainnya yang dapat diperoleh dari aktivitas merangkak pada bayi adalah memudahkan bayi untuk paham konsep tata ruang. Tentu saja karena ketika merangkak seorang bayi akan mengetahui cara menuju ke suatu tempat menggunakan jalur yang lebih efisien, selain itu pada masa ini si bayi juga bisa belajar cara bergerak dengan kondisi lingkungan yang ada disekelilingnya. Konsep pemahaman yang sedemikian dapat membantu untuk mempertahankan diri anak dalam memecahkan suatu masalah.

  1. Kerja otak lebih efisien

    Bayi yang merangkak akan memiliki manfaat pada kinerja otaknya yang bisa bekerja lebih efisien terutama dalam mengontrol proses kognitif seperti pemahaman, konsentrasi dan daya ingat serta bisa merangsang kepekaan terhadap visual, sentuhan dan jarak jauh-dekat.

  1. Menguatkan leher, otot dan sendi

    Sudah merupakan hal umum bahwa setiap gerakan tubuh yang dilakukan termasuk kegiatan merangkak pada bayi akan melahirkan manfaat yang menyehatkan tubuh kita sendiri. Merangkak yang dilakukan balita rupanya dapat membuat leher lebih kuat, otot dan sendi serta seluruh bagian tubuh dan pergelangan tangan seperti siku dan bahu bayi lebih kuat.

Itulah beberapa manfaat yang bisa diperoleh  oleh bayi ketika melakukan kegiatan merangkak. Dampak ini tentu saja cukup positif untuk mendukung perkembangan dan masa pertumbuhan si kecil. Di usia seperti ini merupakan momen emas bagi setiap anak dan sebagai orang tua adalah hal wajib untuk selalu mengetahui perkembangan anaknya bisa apa di usianya saat ini.