Close

April 17, 2017

Manfaat Mainan Edukasi Untuk Anak 6-12 Bulan

permainan edukasi untuk anak 6-12 bulan

Bermain adalah naluri alami yang dimiliki oleh anak sejak lahir sehingga tak heran jika dunia anak biasa disebut dengan dunia bermain. Dalam masa pertumbuhan dan perkembangan bermain adalah salah satu kebutuhan mental, fisik dan psikologis yang wajib untuk dipenuhi. Ketika masih dalam masa perkembangan banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberikan sebuah edukasi yang baik bagi anak. Karena anak sangat lekat dengan bermain, maka para orang tua dapat memanfatkan mainan yang pas untuk memicu perkembangan otak anak. Sehingga dengan demikian tak hanya kesenangan saja yang didapatkan oleh anak, namun juga sekaligus edukasi yang bermanfaat bagi anak.

Sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh beberapa pihak menyebutkan bahwa anak yang memiliki banyak menghabiskan waktunya untuk bermain lebih berpotensi tumbuh dengan tingkat kecerdasan yang tinggi. Selain itu kemampuan sosialisainya terhadap lingkungan juga cukup mudah. Sehingga tak dapat dipungkiri bermain memang memiliki manfaat penting bagi tumbuh kembang anak. Ketika bermain anak secara otomatis juga akan belajar bagaimana cara untuk memecahkan permasalahan, belajar lebih kreatif dan menganali diri sendiri dengan mengetahui dengan benar apa yang mereka inginkan

Para orang tua tentunya dituntut untuk selalu mendampingi anak ketika bermain agar tak timbul sebuah masalah. Anak akan merasa sangat bahagia ketika sedang bermain apalagi ditemani oleh orang tua. Hal ini lantaran anak dapat mengekspresikan berbagai perasaan yang sedang di rasakan ketika sedang bermain. Selain itu dengan mendampingi anak belajar, para orang tua dapat memantau sejauh mana kecerdasan anaknya dalam berkembang. Kedekatan anatara ibu dan anak juga akan terjalin dengan sendirinya. Selain menemani anak bermain, para orang tua dianjurkan untuk memberikan mainan yang sekaligus dapat digunakan untuk belajar secara tidak langsung. Kini sudah banyak sekali mainan edukasi yang dapat ditemukan dipasaran dengan mudah. Hanya saja perlu anda ketahui sesuaikan jenis permainan yang anda pilih dengan umur buah hati anda.

Biasanya anak usia 6-12 bulan diberikan sebuah permainan edukasi yang bisa digigit, karena pada bulan ke 6 bulan gigi anak akan mulai tumbuh. Sehingga motorik dari buah hati anda dapat distimulasi dengan baik. Selain itu di usia tersebut anak juga sudah diperkenalkan dengan permainan yang berhubungan dengan interaksi.

Untuk lebih jelasnya berikut adalah manfaat mainan edukasi bagi anak umur 6-12 bulan.

  1. Mengenalkan Warna dan Bentuk
    Ketika lahir, anak biasanya langsung disuguhkan dengan adanya bermacam – macam bentuk dan warna benda. Dapat dipastikan anak akan merasa asing dengan bentuk dan warna yang ada. Dengan memberikan permaianan edukatif pada anak maka secara perlahan anda dapat mengenalalkan anda pada aneka warna dan bentuk yang ada. Contoh dari permainan yang berfungsi untuk mengenalkan warna dan bentuk adalah seberti bantal abjad, bantal angka, bantal berwarna warni dan masih banyak lagi.
  2. Mengenalkan Instrumen Musik
    Musik adalah salah satu hal positif bagi anak. Karena musik telah menjadi salah satu cara ampuh untuk mengembangkan otak anak. Saraf – saraf otak pada anak aka bekerja dengan baik ketika mendengarkan irama musik, sehingga dengan kata lain anak dapat memahami pola tertentu dengan sangat mudah. Selain itu dengan musik anak juga lebih mudah untuk belajar meniru.
  3. Mengasah Saraf Motorik
    Permainan yang tepat dapat membuat saraf motorik yang dimiliki oleh anak terangsang dengan baik. Beberapa permainan yang dinilai ampuh untuk mengasah saraf motorik pada anak adalah seperti mainan kayu balok angka, balok huruf, knop dan masih banyak lagi yang lainnya.
  4. Melatih Kemampuan Gerak
    Ketika bermaian secara otomatis anak akan melakukan gerakan yang dapat melatih kemampuan motorik yang terdiri dari motorik halus dan kasar. Ketika sedang memegang mainan, mengelus mainan dan menjemputnya anak akan menunjukkan kemampuan motorik halusnya. Sedangkan motorik kasarnya adalah ketika anak berusaha menggerakkan mainan, mendorong hinga melempar mainan.
  5. Mengenalkan Konsep Keseimbangan
    Mainan edukatif biasanya juga memasukkan fungsi keseimbangan. Dimana anak dituntut untuk dapat menyeimbangkan satu sisi permainan dengan sisi yang lainnya. Biasanya contoh mainan edukatif yang sering digunakan adalah timbangan kodok dan timbangan geometri.
  6. Melatih Kreativitas
    Tingkat kecerdasan anak biasanya diukur dari tingkat kreativitas yang dimiliki oleh anak itu sediri. Jika kreativitas anak semakin banyak, maka sudah dipastikan tingkat kecerdasannyapun juga akan tinggi. Banyak sekali jenis permaianan edukasi yang melatih kreativitas anak dari usia 6-12 bulan. Contohnya adalah seperi rainblow block, kayu city block dan masih banyak lagi.

Memilih jenis mainan sangat penting jangan sampai kita membelikan mainan yang tidak memberikan manfaat bagi perkembangan anak kita yang sedang ada di periode emas pertumbuhan.