Close

June 3, 2017

Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Anak

peran orang tua dalam pembentukan karakter anak

Seorang anak merupakan sebuah anugerah tak terhingga bagi setiap orang tua, anak adalah pemberian dari Yang Maha Kuasa dan selalu disyukuri orang tua sebagai nikmat yang begitu luar biasa. Apalagi memiliki anak dengan karakter baik, sholeh/sholehah pastilah menjadi nilai tambah tersendiri dan tak tergantikan bagi orang tuanya.

Pembentukan karakter anak sudah bisa mulai dilihat oleh orang tua ketika anak masih berusia dini bahkan ketika masih berada didalam kandungan. Apabila orang tuanya berprilaku baik dalam mendidik anak, maka anaknya pun akan tumbuh dengan baik, begitupun sebaliknya. Anak akan menjadi nakal, manja bahkan suka melawan apabila pembentukan karakter anak yang dilakukan orang tuanya tak baik.

Maka dari itu peran orang tua dalam pembentukan karakter anak begitu penting, apalagi di usia tahun-tahun pertama bagi anak dalam mengarungi kehidupannya. Meskipun masih kecil, namun orang tua haruslah memberikan pendidikan dan mengajarkan anak tentang kebaikan, tak hanya itu bahkan para orang tua ini harus selalu berperilaku dan bertingkah baik pada si anak dan didepan anak-anaknya, hal ini akan menjadi contoh yang direkam oleh memori anak semenjak masih kecil hingga ia dewasa. Benar kata pepatah, buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, ibaratkan sang anak, apabila orang tuanya bersifat baik dan memberikan pelatihan pembentukan karakter yang baik pada anak, maka anak yang dibentuk tersebut akan memiliki karakter baik pula. Namun juga berlaku sebaliknya jika buruk karakternya.

Anak sendiri adalah aset yang bisa menjadi penentu dalam keberlangsungan hidup manusia, kualitas serta kejayaan dari suatu bangsa di masa depan nanti. Oleh sebab itu, anak perlu dijaga agar bisa tumbuh dewasa secara optimal dan baik, menerima pendidikan yang baik supaya di masa depan bisa menjadi pribadi yang memiliki karakter baik dan berguna bagi semua orang, agamanya, nusa dan bangsa.

Karena itulah dibutuhkan peran Ayah dan Ibu dalam membentuk karakter sang anak tersebut. Keluarga merupakan sebuah lingkungan pertama bagi anak belajar tentang tingkah laku dan kehidupan hingga membentuk karakter mereka di masa depan. Keluarga bisa pula disebut sebagai primary group, bahkan ibu juga disebut sebagai madrasah atau sekolah pertama bagi sang anak sehingga benar-benar harus diperhatikan perkembangannya.

Pendidikan pada anak bisa dibagi menjadi pendidikan formal yang bisa dilakukan di lingkungan sekolah. Sementara untuk pendidikan non formal merupakan pendidikan dari luar sekolah seperti masyarakat dan yang paling mendasar adalah keluarga. Dalam keluarga inilah seorang anak akan mendapatkan banyak pelajaran dari orang tua atau orang – orang dewasa di sekitarnya, oleh karena itulah orang tua diwajibkan untuk berprilaku baik di depan anak, karena sifat anak apalagi di usia emasnya bisa dengan mudah dan tertarik untuk mengikuti atau meniru apa yang sering ia lihat.

Saat ini perkembangan teknologi dan globalisasi yang terjadi di dunia begitu pesat dan bisa memberikan dampak baik serta dampak buruk bagi para masyarakat. Pengaruh globalisasi ini bisa membentuk setiap manusia di sebuah negara atau wilayah tertentu kehilangan karakter dirinya sendiri. Akulturasi budaya yang terjadi kian pesat belakangan ini bahkan melebihi dari batas budaya, di Indonesia sendiri juga sudah banyak budaya-budaya barat yang beredar, oleh karena itu anda harus benar-benar jeli memperhatikan pergaulan sang anak diluaran sana supaya tidak mudah terpengaruh dengan pergaulan barat yang cenderung ke arah negatif.